Ibu, nyak, mimi, umi, mamah, tiada kata yang terucap dengan tulus dan ikhlas, sungguh kasihmu sepanjang akhir hayat, Ibu engkau tak pernah lelah dalam memberikan kasih sayangmu, tahukah engkau wahai ibu engkaulah pemilik kasih sayang sepanjang hayat tersebut, dan engkau tak perlah lelah dalam merawat anak - anakmu agar tumbuh dewasa dan berdiri sendiri diatas bumi pertiwi, Ibu anak - anakmu tahu bahwa engkaulah yang mengandung dari sembilan bulan sepuluh hari dan mereka pula mengetahui bahwa engkau pula yang merawat dan menjaganya, Ibu Sungguh kami merasa kehilanganmu, karena kami tahu engkau lah yang menjaga anak -anakmu.
Ibu semoga engkau di alam sana selalu mendapatkan Kebahagian dan Semoga anakmu selalu menjadi anak yang mendoakanmu. Sebagaimana Rasullah pernah bersabda Dikutip dari buku Hadits-Hadits Tarbawi karya M Ainur Rasyid, berikut haditsnya
1. جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ صَحَابَتِى قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « أُمُّكَ » . قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ « ثُمَّ أَبُوكَ »
Artinya: Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah SAW lalu berkata, "Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ibumu." Dia berkata lagi, "Kemudian siapa lagi?" Beliau mengatakan, "Ayahmu." (HR Bukhari dan Muslim).
wahai ibu tercinta, terimalah ketulusan dan kekhilafan anakmu, karena sudah tidak berbakti diwaktu yang lama disaat engkau masih ada. Penyesalan adalah sesuatu yang sering dikatakan dan hasilnya terlambat seetelah engkau meninggalkan anakmu selamanya.
ibu engkaulah lampu, cahaya, yang menerangi kegelapan pada diri anak - anaknya. sebagaimana terdapat dalam surat al Isra ayat 23 ditulis dalam Al Quran Perintah berbakti pada orang tua;
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Arab-Latin: Wa qaḍā rabbuka allā ta'budū illā iyyāhu wa bil-wālidaini iḥsānā, immā yabluganna 'indakal-kibara aḥaduhumā au kilāhumā fa lā taqul lahumā uffiw wa lā tan-har-humā wa qul lahumā qaulang karīmā
Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia."
"SELAMAT HARI IBU"
22 DESEMBER 2021
Perjuanganmu wahai ibu tak akan pernah kami lupakan, Engkaulah podasi awal kami, Engkaulah Pempimbing kami dari kami dilahirkan sampai kami menjadi dewasa.